Salah satu pengunjung D'las sedang mencoba wahana sepeda layang.

PurbalinggaNews – Desa Wisata Lembah Asri Serang (D’Las) Purbalingga baru-baru ini menawarkan wahana menarik yang menguji adrenalin. Bersepeda, bermain sepeda menjadi hal yang sudah biasa lantas bagaimana dengan bersepeda di atas ketinggian?

Sepeda layang yang akhir-akhir ini sedang hits di media sosial kini hadir di D’Las. Warga Purbalingga yang ingin mencoba sepeda layang ini tidak perlu harus ke The Lodge Maribaya, Guci atau Lokawisata Baturaden melainkan cukup datang ke D’Las Purbalingga.

Wahana sepeda layang yang diberi nama The Geong sudah dibuka sejak awal Januari 2018. Awal kemunculan The Geong ini pun sudah menarik minat banyak wisatawan untuk mencoba dan berswafoto di atas sepeda.

Terdapat dua buah sepeda yang disediakan untuk wisatawan yang ingin menjajal sepeda layang ini. Nantinya petugas akan memakaikan alat pengaman berupa tali karmentel dan helm kepada pengunjung, selain itu petugas juga akan mengarahkan pengunjung saat menaiki sepeda.

Pengunjung tidak perlu takut terjatuh, karena The Geong sudah dibuat sedemikian rupa agar mampu menahan beban pengunjung yang menaiki sepeda. Maksimal beban yang dapat menaiki sepeda layang 200 kg per sepeda. Pengunjung dapat menaiki wahana ini sendiri maupun bersama teman, sahabat atau pasangan.

Pengunjung dapat meminta bantuan petugas untuk mengambil gambar ketika berada di tengah jalur sepeda menggunakan ponsel maupun kamera milik pribadi. Selain itu, petugas juga menyedikan jasa fotografer untuk membantu mengambil foto dari berbagai penjuru. Petugas akan membantu mengarahkan pengunjung untuk berpose.

Pengunjung dikenakan tarif sebesar Rp 20 Ribu/orang apabila ingin menaiki wahana The Geong dan Rp 5000, -/foto bagi yang ingin mengambil cetak foto yang menggunakan kamera milik petugas. Tarif tersebut sebanding dengan hasil yang akan didapatkan pengunjung.

Di atas perkebunan teh yang membentang, pengunjung dapat menikmati sejuknya udara di D’Las. Saat cuaca cerah, pengunjung juga dapat memandang langsung panorama Gunung Slamet yang langsung terpampang di depan mata. Namun, saat kabut menutupi area Desa Serang, pemandangan sekitar tidak terlihat jelas.

Di ketinggian sekitar 10 meter, pengunjung dapat melakukan berbagai ekspresi lucu dan menarik sehingga dapat menghasilkan hasil foto yang maksimal. Tidak perlu takut untuk berbagai macam pose asal masih dalam tahapan wajar dan mengikuti arahan petugas, hasil yang akan didapatkan lebih maksimal.

Ada baiknya pengunjung yang ingin menguji adrenalin wahana The Geong untuk datang pagi hari agar pengunjung dapat dengan puas menikmati pemandangan alam yang ditawarkan Desa Serang.

Riki (20) salah satu petugas wahana The Geong mengatakan jumlah petugas yang mengoperasikan wahana The Geong berjumlah tiga orang yang berasal dari Desa Serang. Satu orang mengurus biaya menaiki sepeda, satu orang mengoperasikan sepeda dan membantu pengunjung menggunakan alat pengaman serta satu orang membantu pengunjung mengambil gambar. Ia menjelaskan petugas The Geong sudah mendapatkan pelatihan selama tiga hari jadi sudah memahami pengoperasian dan tingkat keamanan The Geong.

Sayangnya, wahana ini terkendala beroperasi apabila cuaca sedang tidak baik. “Kalau hujan lebat dan angin kencang sepeda layang ini tidak beroperasi,” kata Riki. Walaupun terkendala cuaca, namun tidak menyulutkan antusias wisatawan untuk mencoba wahana ini.

Nugroho (30) salah satu pengunjung The Geong, ia mencoba wahana The Geong bersama dengan pasangannya saat cuaca mendung dan berkabut. Menurutnya, hal tersebut tidak menciutkan keberaniannya untuk mencoba sepeda layang.

Nugroho yang berasal dari Purwokerto mengaku mengetahui wahana sepeda layang di Desa Serang dari hasil browsingnya di instagram. Sekalian mengisi liburnya, ia memutuskan untuk berjalan-jalan ke Desa Serang. Udaranya yang segar dan pemandangan alam yang memanjakan mata menambah minatnya untuk berkunjung ke Desa Serang.

Nugroho mengungkapkan lebih bagus lagi apabila spot fotonya sudah ditentukan di titik mana saja sehingga petugas terarah dalam mengambil foto dari berbagai sudat dan hasilnya maksimal. Ia juga berharap agar keamanan dari wahana tersebut dapat lebih ditingkatkan kembali.

Kepala Desa Serang, Sugito mengatakan dengan adanya wahana The Geong maka akan semakin mengundang minat wisatawan untuk berkunjung. Terlebih saat weekend dan hari libur banyak wisatawan yang datang bersama teman, sahabat maupun keluarga untuk menikmati alam Desa Serang. Tentunya pengunjung akan semakin tertantang untuk mencoba wahana baru tersebut.

“Kami (Pemerintah Desa, Red) akan terus mengembangkan Desa Wisata Serang agar lebih menarik wisatawan untuk berkunjung,” jelasnya.

Selain, sepeda layang terdapat pula wahana Balon Udara yang dapat dinikmati pengunjung untuk berswa foto. Balon ini letaknya berdekatan dengan wahana sepeda layang. Pengelola Desa Wisata tersebut juga sedang mengembangkan taman dan berbagai spot foto menarik bagi pengunjung. (PI-7)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here