PurbalinggaNews – Sebanyak 467 Guru PJOK yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Kabupaten Purbalingga mengikuti pelatihan senam kesegaran jasmani (SKJ) di GOR Mahesa Jenar pada Kamis (14/12). Acara ini akan berlangsung  selama beberapa hari ke depan, yang diharapkan dapat meningkatkan persatuan dan karakter bangsa.

Ketua Panitia, Wasis Abadi mengatakan tujuan diselenggarakannya Senam SKJ bersama ini bukan hanya untuk meningkatkan kebugaran saja, tetapi sebagai alat untuk membangun karakter guru-guru di Kabupaten Purbalingga.

“Acara yang akan berlangsung beberapa hari ke depan ini tidak hanya untuk menjalin keakraban dan kompetensi guru-guru di Kabupaten Purbalingga, tetapi sebagai alat pemersatu dan pembentuk karakter bangsa” pungkasnya.

Wasis menambahkan pada 17 Maret 2018 mendatang akan diadakan lomba SKJ antar kecamatan se-Kabupaten Purbalingga untuk siswa dan guru. Nantinya juara tingkat kabupaten akan maju ke jenjang provinsi.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Heriyanto. Dalam sambutannya Heriyanto mengatakan guru-guru harus meningkatkan kompetensinya agar prestasi para siswa di Kabupaten Purbalingga khususnya di bidang olahraga semakin baik.

“Berdasarkan hasil UKG (Uji Kompetensi Guru) yang meliputi 2 kompetensi Purbalingga berada di peringkat 7. Ini tergolong rendah karena pada kompetensi pedagogik masih belum baik. Guru-guru harus meningkatkan pemahaman tentang bagaimana memahami pola mengajar pada tiap siswa agar para siswa dapat berprestasi” kata Heriyanto dalam sambutannya.

Menurutnya prestasi siswa dalam bidang olahraga belum banyak berbicara seperti kabupaten tetangga. Untuk itu Heriyanto berharap dapat menyaring lagi talenta para siswa, karena siswa di kota dan desa sejatinya memiliki kompetensi yang sama. (PI-9)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here