Bupati Tiwi mengajukan pertanyaan pada peserta Purbalingga Sinau di Green Sabin Cipaku, Sabtu (18/7)

PurbalinggaNews – Jong Purbalingga atau wadah perkumpulan pemuda Purbalingga dari berbagai lintas komunitas menggagas kegiatan Purbalingga Sinau. Diadakannya Purbalingga Sinau ini dalam rangka memberikan edukasi kepada anak-anak usia sekolah di alam terbuka.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga mengapresiasi kegiatan Purbalingga Sinau yang dipelopori oleh Jong Purbalingga. Apalagi konsep yang digagas dalam Purbalingga Sinau ini belajar dan bermain di alam terbuka.

“Tadi saya sempat memonitor kegiatan dari Purbalingga Sinau ini cukup bagus kegiatannya,” kata Bupati Tiwi usai kegiatan Purbalingga Sinau di Green Sabin Cipaku, Sabtu (18/7).

Ia menuturkan di tengah pandemi covid-19, anak-anak saat ini melaksanakan proses pembelajaran dari rumah. Kurang lebih tiga bulan akibat pandemi covid-19 ini, mereka tidak dapat belajar dan bertemu teman sebayanya di sekolah.

“Tiga bulan ini pasti menimbulkan kejenuhan dan kebosanan bagi anak-anak, dengan adanya Purbalingga Sinau tentunya ini menjadi kegiatan positif yang bermanfaat bagi mereka,” ujarnya.

Bupati Tiwi menjelaskan hari ini Jong Purbalingga melibatkan anak-anak sekolah terutama anak-anak SD yang berada di Desa Cipaku. Anak-anak yang menjadi peserta Purbalingga Sinau terdiri dari 40 siswa yang diajak bermain dan belajar bersama tentunya dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

“Harapannya ini bisa menambah semangat bagi anak-anak sekolah untuk terus belajar mewujudkan cita-cita dan impian mereka,” harap Bupati Tiwi.

Ia berpesan agar kegiatan Purbalingga Sinau tidak hanya dilakukan kali ini saja tetapi bisa konsisten dan dilaksanakan kembali di desa-desa lain di wilayah Purbalingga. Sehingga nantinya akan lebih banyak anak-anak yang menerima manfaat dari kegiatan Purbalingga Sinau.

“Kalau kali ini di Desa Cipaku nanti ke depan dikonsepkan lagi dengan kemasan yang lebih menarik dan dilakukan di desa-desa lainnya, yang tentunya bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Purbalingga,” tuturnya.

Anak-anak sedang mencari belut di sawah yang berada di area Green Sabin Cipaku, Sabtu (18/7)

Ketua Jong Purbalingga, Aris Widianto mengatakan dalam Purbalingga Sinau anak-anak diajarkan menyanyi lagu Hanacaraka yang dipandu oleh Ani Susiningtias dari Jong Purbalingga. Anak-anak begitu antusias dan bersemangat menyanyikan syair Hanacaraka.

“Untuk yang pertama tadi anak-anak nyanyi bareng lagu Hanacaraka, Hanacaraka ini sebetulnya masuk dalam mata pelajaran di sekolah namun kita ingin mengulas lagi dengan cara yang lebih menyenangkan,” kata Aris.

Ani Susiningtias dari Jong Purbalingga menjelaskan lagu hanacara yang dibawakannya ini merupakan implementasi dari materi yang didapatkannya pada saat kuliah. Meskipun dengan syair yang singkat dan sederhana, ia berharap anak-anak bisa memahami apa itu hanacaraka dan informasi-informasi terkait hanacaraka.

Ani Susiningtias mengajarkan lagu hanacaraka kepada peserta Purbalingga Sinau di Green Sabin Cipaku, Sabtu (18/7)

“Kami ingin mengenalkan aksara jawa ke anak-anak karena masih banyak yang gak tau apa itu hanacaraka atau aksara jawa, namun karena waktunya singkat kami mengajarkannya dengan lirik yang singkat dan mudah dipahami anak-anak,” ujar Ani.

Selain menyanyikan lagu hanacaraka, peserta Purbalingga Sinau juga diajak bermain dan dilatih kerjasama tim yang didampingi oleh Jong Purbalingga. Selain itu, mereka juga diajak untuk menangkap belut bersama-sama di sawah yang masih di area Green Sabin Cipaku. (PI-7)