Bupati tengah berfoto bersama para tenaga pendamping (naping) desa sehat mandiri (DSM) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Jumat (14/6) di Pendopo Dipokusumo

PurbalinggaNews –  Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM menyampaikan komitmennya untuk segera merumuskan kebijakan bagi para tenaga pendamping (naping) desa sehat mandiri (DSM) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga terkait peningkatan kesejahteraan karena sampai saat ini honorarium yang diterima oleh para naping se Kabupaten Purbalingga yang berjumlah 235 orang tidak sama. Perbedaan besaran honor tersebut karena sumber dana honorarium naping berasal dari Alokasi Dana Desa (ADD) dimana tiap desa punya kemampuan yang berbeda-beda.

“Beberapa waktu lalu saya pernah beraudensi dan menerima keluhan bahwa besaran honorarium naping tidak sama, hanya beberapa desa yang memberikan honor sesuai peraturan Bupati terbaru, namun hal itu tentunya bisa dimaklumi mengingat SK para naping dari para Kepala Desa/kelurahan jadi honorarium diambil dari ADD yang besaran di tiap desa/Kelurahan tidak sama,” kata Bupati Dyah H Pratiwi, Jum’at (14/6).

Bupati Dyah H Pratiwi menyampaikan hal tersebut saat silaturahmi dan halal bihalal Bupati Purbalingga bersama naping DSM se Purbalingga di pendopo Dipokusumo yang dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kab Purbalingga drg Hanung Wikantono MPPM, Ketua IBI, dan 235 naping se Purbalingga. Menurutnya, selama ini naping telah bekerja luar biasa memberikan kontribusinya khususnya di bidang kesehatan yakni sebagai surveyor, membina dan memonitor kegiatan posyandu dan berbagai tugas kainnya dengan masa pengabdian yang lama bahkan ada yang mencapai 13 tahun dan hal itu akan menjadi bahan pertimbangan bersama Dinkes Purbalingga untuk menentukan kebijakan apakah nantinya akan mendapatkan SK Bupati seperti SK untuk para guru.

“Mewujudkan Purbalingga sehat tentunya harus didukung dengan sehatnya 239 desa/Kelurahan, tentunya juga menjadi tugas dan tanggungjawab rekan-rekan naping untuk bersama-sama mewujudkankannya. Bersama Dinas Kesehatan segera kami akan rumuskan apakah memungkinkan tambahan honoraium yang di plot di Dinkes, nanti Dinkes yang akan menghitung besaran anggarannya, mudah-mudahan 2020 dapat diimplementasikan namun tentunya disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” katanya.

Terkait permasalahan kesehatan di Purbalingga, Bupati Dyah H Pratiwi berharap para naping tetap selalu ikhlas menjalankan tugasnya berderma mengabdi pada pelayanan kesehatan masyarakat ikut serta mengatasi masih banyaknya permasalahan kesehatan di Purbalingga diantaranya adalah masih tingginya angka kematian ibu dan bayi, balita kurang gizi dan juga sanitasi. Saat ini desa ODF di Purbalingga baru 105 dari 239 desa/Kelurahan belum mencapai angka 50%, maka menjadi tugas bersama merubah mindset masyarakat untuk diarahkan dan diajak melakukan pola hidup sehat dan bersih.

“Merubah pola pikir masyarakat tentunya tidak mudah, paling susah untuk mengarahkan masyarakat bagaimana pola hidup yang sehat dan bersih, karena tidak serta merta instan melakukannya. Hal itu butuh pembinaan masif dan intensif khususnya bagi warga masyarakat di desa, dan saya titipkan PR ini kepada rekan-rekan naping untuk mengatasi masalah-masalah kesehatan khususnya di desa-desa dan Kelurahan,” kata Bupati Dyah H Pratiwi.

Sementara Koordinator naping DSM Kab Purbalingga Furkon Aji Purnomo mengungkapkan, besaran honorarium naping telah mengalami beberapa kali perubahan dari tahun pertama perekrutan yakni di tahun 2006. Terinci Furkon menyampaikan, tahun 2006 honor naping sejumlah Rp 200 ribu, tahun 2007-2015 Rp 300 ribu, tahun 2016 sesuai Perbup No 69 tahun 2016 diterimakan lewat ADD, dan regulasi terakhir di tahun 2017 dengan Perbup No 45 tahun 2017 sejumlah Rp 450 ribu. Di tahun 2018 Perbup tersebut mengalami perubahan pada redaksi besaran jumlah honorarium yakni dari sebesar Rp 450 ribu menjadi Rp 700 ribu. “Namun kenyataan di lapangan bervariasi, ada yang menerima sesuai Perbup, namun ada juga yang menerima hanya Rp 450 ribu,” katanya. (t/ humpro2019)

Facebook Comments
Like

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here