Bupati Purbalingga Memberi Sambutan Seusai Sholat Tarawih di Masjid Al-Irsyad Kalijaran Karanganyar

PurbalinggaNews- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan menganggarkan peningkatan dan perbaikan jalan yang menghubungkan antara Desa Kalijaran Kecamatan Karanganyar dan Desa Tangkisan Kecamatan Mrebet. Hal tersebut disampaikan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) saat menyampaikan sambutan selepas sholat Tarawih di Masjid Al-Irsyad Desa Kalijaran Kecamatan Karanganyar, Selasa malam (14/5).

Tiwi mengatakan, salah satu tujuan dari Tarawih Keliling (Tarling) adalah menyerap aspirasi dari warga sehingga segala kebutuhan warga bisa terserap. Tarling di Kalijaran berhasil menyerap aspirasi warga yang menginginkan jalan yang menghubungkan Kalijaran dan Tangkisan diperbaiki guna memudahkan akses transportasi dua Kecamatan yaitu Karanganyar dan Mrebet.

“Mohon perwakilan Bappelitbangda besok dicek kondisi jalannya. Kalau di anggaran perubahan 2019 masih bisa ya dimasukkan. Tapi kalau belum memungkinkan ya diprioritaskan di tahun 2020 ya,” kata Tiwi.

Akses jalan menjadi sebuah perhatian khusus oleh Pemkab Purbalingga mengingat urgensi yang begitu mendesak. Selain menghubungkan Kecamatan Karanganyar dan Mrebet, jalan tersebut akan memudahkan akses menuju Kecamatan Kertanegara. “Nanti kalau menuju Kertanegara juga akan mudah kalau jalan tersebut diperbaiki,” ujar Tiwi.

Pada kesempatan tersebut Tiwi juga membantu satu unit genset dan membantu operasional Masjid sebesar Rp 10 juta.Bupati berpesan kepada ta’mir Masjid untuk menggunakan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya demi kemaslahatan umat. Tak hanya itu, bantuan juga mengalir dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Purbalingga.

“Silakan bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan umat,” imbuh Tiwi.

Acara Tarling tersebut juga diisi pengajian yang dibawakan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Purbalingga, KH Roghib Abdurahman. Kyai Roghib menuturkan, rasa syukur yang kadang luput dari sebagian umat Islam adalah rasa syukur sampai saat ini kita masih dalam keadaan Islam. Dirinya mengingatkan agar umat Islam memperbanyak Istighfar agar dosa diampuni sehingga Islam di dalam dada tidak tercerabut.

“Kita sering luput bersyukur bahwa sampai detik ini kita masih Islam. Mari sama-sama memperbanyak istighfar agar dosa kita diampuni dan Islam kita tidak tercerabut dalam dada,” pungkasnya. (KP-4).

Facebook Comments
Like

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here