PurbalinggaNews – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Purbalingga melalui Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Purbalingga, Bambang Wijonarko memberikan bantuan dana sebesar Rp 5 Juta untuk penyelenggaraan Kejuaraan Pencak Silat ‘Widya Manggala Cup #3’. Pemberian bantuan ini sebagai wujud perhatian dan dukungan dari Pemkab Purbalingga dalam hal ini Bupati Purbalingga kepada insan-insan persilatan di Kabupaten Purbalingga.

“Jangan dilihat besar kecilnya, mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat bagi penyelenggaraan kejuaraan pencak silat ini,” kata Bambang saat membuka Kejuaraan Pencak Silat ‘Widya Manggala Cup #3’ di Gedung Korpri Purbalingga, Jumat (10/1).

Bambang mengatakan Pemkab Purbalingga sangat mendukung dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Hal ini dikarenakan pencak silat merupakan olahraga asli Indonesia dan merupakan warisan leluhur para pendekar pencak silat pada zaman dahulu.

“Dan kegiatan ini juga barangkali merupakan salah satu kegiatan untuk nguri-uri warisan budaya kita terutama olahraga pencak silat,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini Pencak Silat sudah mendunia dan masuk di beberapa event olahraga internasional. Ia berharap melalui kegiatan ini para pesilat-pesilat muda nantinya dapat bertanding di laga internasional dan mengharumkan nama Indonesia.

“Kami berpesan terutama bagi para pesilat yang mengikuti kejuaraan untuk bisa bertanding sebaik-baiknya¬† dan junjung tinggi sportivitas,” pesan Bambang.

Ia juga berpesan agar para peserta kejuaraan dapat mengikuti pertandingan dengan tertib sesuai ketentuan dan aturan. Bukan kalah atau menang tapi yang terpenting para pesilat dapat menampilkan performa yang optimal dan memperlihatkan kemampuan terbaiknya.

“Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ajang silaturahmi antar pesilat muda dari berbagai perguruan silat sehingga terjalin silaturahmi, rasa kekeluargaan dan persaudaraan,” harapnya.

Riyandono, Ketua Penyelenggara Kejuaraan Pencak Silat ‘Widya Manggala Cup #3’ mengatakan kejuaraan ini dikkuti oleh 404 peserta yang terdiri dari 245 peserta tingkat SD/MI dan 159 peserta tingkat SMP/MTS.

“Jumlah peserta kali ini mengalami peningkatan sebesar 60 persen dibandingkan dua tahun sebelumnya, pada Kejuaraan Pencak Silat yang ke 2 total peserta sebanyak 250 dan pada tahun pertama kejuaraan jumlah peserta sebanyak 200 orang,” jelas Riyandono.

Ia menuturkan tujuan diadakannya kejuaraan tersebut yakni dalam rangka menumbuhkan jiwa sportivitas para pesilat di Kabupaten Purbalingga. Selain itu juga untuk mencari bibit-bibit unggulan pesilat Purbalingga sehingga kedepan dapat menunjukan aksi terbaiknya di tingkat provinsi, nasional maupun internasional.

“Harapannya juga dapat mempererat tali silaturahmi antar pesilat dan terakhir kejuaraan ini juga diikuti dari peserta se Barlingmascakeb yang didominasi peserta dari Purbalingga,” pungkasnya. (PI-7)