Slamet Soebijakto Dirjen Perikanan Budidaya KKP Saat Acara di Limbasari Bobotsari

PurbalinggaNews- Rendahnya konsumsi makan ikan di Purbalingga membuat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI akan terus membantu Purbalingga. Hal tersebut diampaikan Dirjen Perikanan Budidaya, Slamet Soebijakto saat acara kunjungan kerja dan panen mina padi di Desa Limbasari Kecamatan Bobotsari, Jum’at (15/3).

Slamet mengatakan, berdasarkan data, konsumsi ikan Purbalingga masih berada di angka 15 kg per kapita per tahun jauh dari rata-rata dan target nasional yaitu 50 kg per kapita per tahun. Menurutnya konsumsi makan ikan di Purbalingga harus didukung semua pihak termasuk KKP. KKP kemudian berjandi akan mambantu program mina padi yang ada di Purbalingga dengan menambah luasan lahan yang menjadi sasaran program itu.

“Kami akan tambah luasan yang akan dibantu dalam program mina padi di Purbalingga. Hal ini demi mendukung peningkatan konsumsi makan ikan di Purbalingga yang masih rendah,” kata Slamet.

Diketahui, lahan mina padi bantuan KKP di Purbalingga seluas 5 ha. Di tahun 2019 ini, KKP berencana membantu sejumlah 35 ha mina padi. Selain itu, benih ikan lele bioflok untuk dibudidayakan di Purbalingga. “Kami akan tambah luasan lahan yang menjadi sasaran program mina padi menjadi 35 ha,” ujarnya.

Di depan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Slamet menyampaikan terima kasih karena DPR konsisten memperjuangkan pelaku usaha perikanan di Inonesia melalui proses legislasi dengan lahirnya Undang-Undang no 7 tahun 2016 tentang perikanan. Sinergitas tersebut dinilainya sangat penting karena potensi perikanan sangat besar sehingga dukungan dari DPR RI sangat bermanfaat.

“Kami berterima kasih pada DPR RI yang konsisten memperjuangkan pelaku perikanan di Indonesia sehingga merasa sangat dilindungi lewat Undang-Undang,” imbuh Slamet.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menuturkan, kehadirannya di Purbalingga kali ini memastikan apakah bantuan-bantuan yang dicanangkan pemerintah sampai kepada masyarakat. Dia mengapresiasi kementerian terkait yang telah bekerja keras ikut membangun Purbalingga. Dia meminta dan berharap kepada kemernterian untuk konsisten memperhatikan Purbalingga.

“Purbalingga itu daerah saya. Saya mohon kepada para kementerian untuk selalu memperhatikan Purbalingga agar kemiskinan di Purbalingga terentaskan dan Purbalingga menjadi Kabupaten terkaya di Jawa Tengah,” pungkas lelaki yang akrab disapa Bamsoet itu,” (KP-4)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here