Bupati Purbalingga Dyah hayuning Pratiwi Melakukan Sambutan Seussai Tarling di Kedunglegok Kemangkon

PurbalinggaNews- Wilayah Kecamatan Kemangkon akan mendirikan 7 posko untuk menyambut hari raya Idul Fitri 1440 H. Hal tersebut disampaikan Camat Kemangkon Muhammad Nurhadi saat menyampaikan sambutan seusai Tarawih Keliling (Tarling) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga di Masjid At-Takwa Desa Kedunglegok Kecamatan Kemangkon, Kamis malam (23/5).

Nurhadi mengatakan, Kecamatan Kemangkon bersiap menyambut pemudik dari luar kota dan langkah tersebut termasuk mempersiapkan kenyamanan dan keamanan pemudik. Guna menunjang keamanan dan kenyamanan di Kecamatan Kemangkon, pihak Kecamatan akan berkoordinasi dengan pihak Desa dan aparat untuk mendirikan pos mudik lebaran 2019 di wilayah Kemangkon sebanyak 7 titik.

“Ini sedang kami rembug dimana saja pos itu. Yang jelas kami akan mendirikan pos itu di titik-titik strategis dan rawan di wilayah Kemangkon,” kata Nurhadi.

Nurhadi menambahkan, pos tersebut akan dijaga oleh anggota Linmas di masing-masing Desa dan akan dipantau Patroli oleh anggota Polsek Kemangkon dan Satpol PP. Dirinya berharap langkah tersebut bisa menjadi solusi mengatasi permasalahan ketika musim mudik tiba. “Nanti akan dijaga anggota Linmas dan akan ada Patroli dari Polsek dan Satpol PP Kemangkon,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nurhadi juga melaporkan capaian Pemerintahan di wilayah Kecamatan Kemangkon kepada Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) yang hadir. 19 Desa di Kecamatan Kemangkon dilaporkan telah melakukan Musrenbangdes dan telah menyusun RPJMDes 2019/2020 guna kepentingan pembangunan di Desanya masing-masing.

Penerimaan Alokasi Dana Desa (ADD)  sebesar Rp 8,12 M, Dana Desa (DD) sebesar Rp 18, 49 M dan Bantuan Gubernur (Bangub) sebesar  Rp 1,045 M dengan rincian serapan untuk DD sebesar 20% dan ADD sebesar 40%. Selain itu program rantang berkah yang memberi makan 78 lansia di Kemangkon juga dilaporkan berjalan dengan baik.

“Terima kasih atas perhatian Pemerintah selama ini kepada Kecamatan Kemangkon sehingga pembangunan bisa dilaksanakan dengan cepat,” ujarnya.

Bupati Tiwi mengapresiasi laporan dan capaian pemerintahan di Kecamatan Kemangkon. Tiwi berpesan dengan dana gelontoran yang begitu besar di kecamatan Kemangkon bisa meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran warganya. Pada kesempatan itu Tiwi berhasil menyerap aspirasi warga Kedunglegok yang menginginkan perbaikan balai Desa. Tiwi menjanjikan anggaran perbaikan balai Desa pada anggaran perubahan 2019 dan jika tidak bisa terakomodasi, perbaikan balai Desa akan masuk pada anggaran prioritas 2020.

“Mudah-mudahan bisa diakomodai di anggaran perubahan. Kalau belum ya masuk anggaran prioritas 2020,” kata Tiwi.

Pada Tarling di kedunglegok, Tiwi memberikan bantuan satu unit genset dan uang Rp 10 juta untuk operasional Masjid. Tiwi berharap bantuan tersebut bermanfaat guna kemakmuran Masjid dan menambah kenyamanan jama’ah dalam beribadah. Tak hanya itu, bantuan sebesar Rp 532 juta juga diberikan kepada gapoktan Desa Kedunglegok

Di akhir sambutannya, Tiwi menyampaikan keprihatinannya pada situasi Ibukota Jakarta. Tercatat ada 8 orang meninggal akibat bentrok antara perusuh. Dia mengimbau warga Purbalingga untuk tetap tenang dan menjaga kondusifitas Negara terlebihjelang hari raya idul fitri. Warga Purbalingga diminta untuk tidak terprovokasi dengan isu yang beredar.

“Sudah 8 yang meninggal. Saya pribadi merasa prihatin dan meminta warga Purbalingga untuk tidak ikut-ikutan terpancing atas isu-isu yang ada,” pungkas Tiwi. (KP-4)

Facebook Comments
Like

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here