kapolres Purbalingga AKBP Kholilul Rochman Saat Silaturahmi Kebangsaan di Pendapa Dipokusumo Purbalingga

PurbalinggaNews- Generasi muda yang maklum disebut generasi milenial dianggap kurang mengerti dan kurang mengapliksikan nilai Pancasila. Hal tersebut disampaikan Kapolres Purbalingga AKBP Kholilul Rochman saat memberikan sambutan pada acara silaturahmi kebangsaan di Pendapa Dipokusumo Purbalingga, Kamis (20/6).

Kholilul mengatakan, banyak generasi milenial di masa sekarang yang mengetahui tentang nilai luhur Pancasila. Lebih ironisnya lagi, generasi tidak bisa mengaplikasikan Pancasila yang luhur sehingga bangsa Indonesia dikhawatiwkan meninggalkan jati dirinya sebagai bangsa yang toleran dan menghormati perbedaan.

“Generasi muda sekarang kurang mengetahui dan mengapliksikan nilai Pancasila yang digagas oleh pendiri bangsa. Ini sangat disayangkan karena indikasi distorsi nilai toleransi meningkat karena akibat dari hal tersebut,” Kholilul.

Dia menegaskan, bangsa Indonesia adalah bangsa majemuk yang terdiri dari bermacam suku, ras dan agama yang direkatkan oleh Pancasila. Menurutnya, cita-cita pendiri bangsa dalam merumuskan Pancasila bertujuan merekatkan bangsa Indonesia yang sangat beragam.

“Pendiri bangsa sudah merumuskan Pancasila untuk merekatkan bangsa yang sangat berwarna. Jadi kalau ada yang berniat merusak Pancasila berarti ingin merobohkan cita-cita pendiri yang memerdekan bangsa,” ujarnya.

Kholilul mengajak semua elemen masyarakat untuk meresapi, mengaplikasikan dan mengajarkan Pancasila kepada generasi penerus. Hal itu mutlak dilakukan agar generasi muda tidak terjebak pada ujaran kebencian, hoax atau berita bohong serta fitnah yang bisa merusak keutuhan bangsa dan Negara Indonesia.

“Mari ajarkan anak-anak kita Pancasila. Agar di zaman sekarang mereka tidak terjebak pada ujaran kebencian, hoax dan fitnah yang akan membuat bangsa kita terpecah,” pungkasnya. (KP-4).

Facebook Comments
Like