Tiwi saat Acara Isra Mi'raj di alun-alun Purbalingga

PurbalinggaNews- Jelang hari pencoblosan Pemilu 17 April mendatang, Plt. Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) mengajak warga Purbalingga untuk senantiasa persatuan dan kerukunan. Hal tersebut disampaikan Tiwi saat melakukan sambutan pada acara Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di alun-alun Purbalingga, Kamis malam (11/4).

Tiwi mengatakan, suhu politik yang naik jelang hari pencoblosan jangan sampai membuat warga khususnya Purbalingga menjadi terpecah belah. Menurutnya, perbedaan sikap politik warga Purbalingga jangan sampai membuat warga Purbalingga membenci satu sama lain. Dirinya justru mengimbau kepada warga Purbalingga untuk menghormati dengan perbedaan pilihan yang ada.

“Perbedaan pilihan jangan sampai membuat kita terpecah belah. Persatuan dan kesatuan harus tetap kita jaga demi kemajuan Purbalingga,” kata Tiwi.

Tiwi juga mengingatkan agar warga Purbalingga menghindari hoax di sosial media dan jangan sampai ikut menyebarkannya. Warga Purbalingga diajak menjaga kondisifitas dan keamanan serta menjadikan Pemilu di Purbalingga tetap sejuk dan tanpa friksi. “Warga Purbalingga harus menjaga kondusifitas selama gelaran Pemilu agar Purbalingga tetap aman,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan penceramah Ust. Yusuf Mansyur yang mengisi tausiyah acara tersebut. Yusuf Mansyur menuturkan, siapa pun yang akan terpilih nanti adalah Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan bukan Presiden satu kelompok tertentu. Dia berharap setelah tanggal 17 April mendatang tidak ada lagi kubu 01 atau kubu 02 yang ada adalah bangsa Indonesia yang siap menyongsiap masa depan.

“Nanti tidak ada lagi kubu 01 atau 02. Yang ada nanti bangsa Indonesia yang siap bersatu kembali demi kemajuan negara Indonesia tercinta ini,” pungkasnya. (KP-4)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here