PurbalinggaNews – Penerapan New Normal yang akan segera diberlakukan, termasuk di Kabupaten Purbalingga, membawa berkah bagi para difabel. Kreatifitas mereka, berupa pembuatan face shield alias pelindung wajah laris manis diborong oleh para pelaku UMKM, instansi-instansi swasta maupun pemerintah.

“Kami sudah memproduksi ratusan face shield yang dipesan para pelaku UMKM, khususnya kuliner dan dinas-dinas di lingkungan Pemkab Purbalingga,” ujar Taufik Sudarmono, koordinator difabel yang memproduksi faceshield di Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet.

Menurutnya, dalam sehari, mereka bisa memproduksi sampai 120 pelindung wajah. Bentuk dan tulisanya juga bisa dicustom sesuai dengan keinginan pemesan. “Misalnya, tulisanya bisa pesan-pesan untuk lawan corona atau nama instansi masing-masing,” katanya.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi pun mendukung penuh kreatifitas para difabel. “Jelang penerapan new normal seluruh instansi pemerintah harus menyediakan perlengkapan, salah satunya face shield. Saya instruksikan untuk beli ke para difabel,” ujar Bupati Tiwi.

Bupati Tiwi menyatakan seluruh pihak harus ikutserta dan bergerak bersama untuk melawan pandemi corona. Termasuk, kebijakan new normal yang akan diterapkan untuk memulihkan sendi-sendi kehidupan, salah satunya perekonomian.

Instruksi itu pun langsung disambut oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Purbalingga. Kepala DinkopUKM Budi Susetyono menyatakan instansinya sudah memesan untuk kebutuhan penerapan new normal di instansinya.

Selain itu, para pelaku UMKM, khususnya kuliner pun disosialisasikan untuk mengadakan perlengkapan tersebut pada operasional warung / cafe atau kedainya. “Saat ini kami sedang gencar-gencarnya melakukan sosialisasi protokol kesehatan kepada para pelaku UMKM Purbalingga khususnya kuliner. Alhamdulillah para pelaku UMKM sadar dan akhirnya mandiri membeli perlengkapan seperti faceshield,” ujar Budi.

Para pelaku UMKM kuliner menyambut baik kebijakan tersebut. Setia Wijiastuti, owner Kedai Pojok salah satu yang memesan face shield. “Kami menerapkan protokol kesehatan untuk operasional usaha, selain sudah ada hand sanitizer, karyawan kami juga akan menggunakan face shield” ujarnya. (PI-7)