PurbalinggaNews – Siapa menyangka kalau Purbalingga memiliki para pemuda-pemuda berbakat sebagai gamers. Ada ratusan pemuda yang tergabung dalam komunitas gamers di Purbalingga yang siap mengikuti kompetisi Liga Ngapak PUBG 2020 se Barlingmascakeb.
Hal ini mendapatkan apresiasi dan dukungan dari Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) yang hadir pada acara Gathering Liga Ngapak 2020 se Barlingmascakeb Bersama Bupati Purbalingga dan Tim E-Sport yang bertempat di Andrawina Owabong Cottage, Minggu (2/8). Mudah-mudahan pertemuan dengan para gamers ini menjadi awal yang baik dan ke depan industri e-sport khususnya di Purbalingga bisa ditingkatkan lagi.
” Liga Ngapak PUBG 2020 ini baru pertama kali diadakan, pantas saja peminatnya cukup banyak di Purbalingga dan ini kali pertama saya bertemu para gamers Purbalingga dan ternyata cukup banyak pecinta e-spot di Purbalingga,” kata Bupati Tiwi.
Dari kompetisi seperti ini, ia menuturkan nantinya muncul bibit-bibit unggul para gamers di Purbalingga. Apalagi seiring perkembangan teknologi digital saat ini e-sport sudah cukup familiar terutama dengan generasi milenial.
“Para pecinta e-sport sudah cukup banyak, apalagi yang namanya e-sport ini masuk ke dalam salah satu ajang bergengsi yaitu sea games kemarin,” ujarnya.
Dari sini sudah terlihat cukup banyak anak-anak muda yang menyukai game online terutama di Purbalingga. Bupati Tiwi menegaskan nantinya akan menggagas suatu kompitisi game online Bupati Cup.
“Dan mudah-mudahan ini bisa menjadi kompetisi tahunan, dan ke depannya kompetisi ini tidak hanya dalam lingkup Purbalingga saja tapi nanti bisa sampai lingkup Jawa Tengah bahkan menasional,” tutur Bupati Tiwi.
Ia menyampaikan di tengah situasi covid-19 ini, sebagai generasi muda harus tetap produktid walaupun melakukan aktivitas dari rumah. Sambil malakukan game online, para pemuda ini tetap produktif karena saat ini para gamers ternyata mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah yang cukup banyak.
“Jadi ini produktif sekali, kalau dulu orang melihat main game itu hanya membuang-bunag waktu saja dan tidak ada gunanya tapu sekarang berbeda,” terangnya.
Saat ini seiring dengan perkembangan teknologi game online menjadi suatu ajang untuk mencari pundi-pundi rupiah. Termasuk di dalam ajang sea games, kompetisi game online ini mencari potensi-potensi muda yang berbakat.
“Mudah-mudahan nanti mucul bibit-bibit gamers yang handal dari Purbalingga yang tentunya bisa mengangkat nama baik Purbalingga di kancah nasional,” harap Bupati Tiwi.
Pecinta gamers di Purbalingga khususnya e-sport sangat banyak sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga akan memfasilitasi dengan membuat kompetisi e-sport. Dan nantinya Pemkab Purbalingga akan mengadakan kompetisi tersebut dalam rangka Hari jadi Purbalingga memperebutkan Piala Bupati Purbalingga.
“Jadi kepada teman-teman gamers para pecinta e-sport tetap semangat, walaupun masih dalam kodisi pandemi covid-19 tetap ptoduktif dan ke depan e-sport di Purbalingga bisa lebih berkembang,” pungkasnya.
Elvin, perwakilan dari Ngapak Gaming ingin agar e-sport di Purbalingga semakin maju. Ia berharap ke depannya ada management yang mewadahi komunitas gamers khususnya di Purbalingga karena sampai saat ini gamers Purbalingga masih menginduk dengan E-Sport Napak Association yang lingkupnya se Barlingmascakeb.
“Dengan adanya management di Purbalingga ini tentunya bisa memudahkan untuk bisa berkoordinasi, berkolaborasi dalam rangka memajukan e-sport di Purbalingga agar tidak kalah dengan kota-kota lain,” katanya. (PI-7)