Petugas BPBD sedang mengisikan air ke dalam girigen milik warga

PurbalinggaNews – Sampai dengan 9 Juli 2019, pengiriman bantuan air bersih dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga selama 15 hari sebanyak 110 tangki atau 535 ribu liter. Pendistribusian air bersih ini dilakukan di 11 kecamatan 21 desa yang ada di wilayah Kabupaten Purbalingga.

Jumlah penerima bantuan air bersih sebanyak 1.298 kepala keluarga (KK) atau 4.929 jiwa. Pengiriman bantuan air bersih dilakukan oleh BPBD Kabupaten Purbalingga juga PDAM Purbalingga.

Kasi Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Purbalingga, Muhsoni mengatakan kekeringan yang melanda di Purbalingga mulai dirasakan oleh masyarakat. Daerah-daerah terdampak kekeringan sangat sulit mendapatkan air bersih.

“Ada beberapa desa yang sebenarnya memiliki pamsimas namun sayangnya banyak yang rusak dan tidak dapat digunakan,” kata Soni.

Masyarakat yang terdampak kekeringan pun akhirnya hanya mengandalkan bantuan air bersih dari Pemkab Purbalingga untuk kebutuhan sehari-hari baik untuk memasak ataupun untuk mandi. Bahkan ada beberapa warga yang harus pergi ke sungai untuk mencuci pakaian.

“Musim kemarau biasanya air sungai juga ikut mongering kadang juga ada yang keruh airnya,” ujarnya.

Soni menjelaskan Pemkab Purbalingga dalam hal ini BPBD Purbalingga siap mendistribusikan air bersih apabila ada permintaan dari masyarakat. Bahkan BPBD Purbalingga juga bekerja sama dengan PDAM dan instansi lainnya apabila pengiriman yang dilakukan dalam jumlah banyak dan ke beberapa lokasi.

“Kalau permintaan ternyata dari banyak lokasi kami akan berkoordinasi juga dengan PDAM terkait dengan pendistribusian air bersih,” pungkas Soni. (PI-7)

Facebook Comments
Like