Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Kepala Desa Terpilih Hasil Pilkades 2018, di Alun-alun Purbalingga, Rabu (13/3).

PurbalinggaNews – Setelah resmi dilantik menjadi kepala desa definitif, 184 Kepala Desa dihimbau untuk dapat mengelola dana desa dan anggaran dana desa yang mencapai Rp 1 milyar di tiap desa secara tertib administrasinya dan sebagai Kepala Desa dituntut untuk mampu mensejahterakan seluruh warganya. Diketahui, Kabupaten Purbalingga pada tahun 2019 mendapatkan nilai dana bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 96.584.816.000 dan Dana Desa (DD) sebesar Rp 237.221.605.000 sehingga total kurang lebih ada Rp 333 miliar jumlah dana yang akan disalurkan ke desa di Purbalingga.

“Tahun 2019 ini Purbalingga mendapatkan nilai anggaran DD dan ADD yang cukup besar mencapai Rp 300 miliar lebih, saya himbau kepada para Kades untuk bagaimana caranya alokasi anggaran tersebut baik DD maupun ADD dapat dipergunakan untuk kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat dalam rangka membangun desa, jangan disalahgunakan untuk kepentingan-kepentingan pribadi maupun golongan, apabila para Kades tidak ingin tersangkut masalah hukum di kemudian hari,” kata Plt Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM usai melantik 184 Kades terpilih masa jabatan 2019-2025 di alun-alun Purbalingga, Rabu (13/03).

Berikutnya, Plt Bupati DH Pratiwi juga meminta para Kades untuk menjalin kerjasama dengan seluruh pihak, merangkul seluruh elemen masyarakat termasuk para calon kades yang tidak terpilih karena mulai saat ini sudah tidak ada lagi dukung mendukung seperti pada saat pencalonan Kades karena semua warga adalah masyarakat desa yang wajib untuk disejahterakan dan diperhatikan oleh Kadesnya.

“Harapannya ke depan antara Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten sampai dengan tingkat Desa bisa bersinergis seiring sejalan agar bagaimana kebijakan-kebijakan dapat kita laksanakan dengan baik khususnya kebijakan pembangunan Purbalingga yang akan segera  dilaksanakan, mayuh bareng-bareng mbangun Purbalingga sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing,” katanya.

Terkait Pemilu serentak 17 April 2019 Plt Bupati DH Pratiwi juga menghimbau para Kades untuk bisa mensosialisasikan kepada masyarakat untuk sengkuyung mensukseskan Pemilu serentak 17 April 2019, mengajak seluruh warganya untuk bisa berpartisipasi menyumbangkan hak suaranya karena pemilu adalah pesta politik, pesta demokrasi seluruh masyarakat Indonesia.

“Wajib hukumnya bagi yang sudah punya hak pilih, untuk sukseskan berikan hak suaranya pada 17 April 2019. Pada tahun politik ini banyak sekali di media sosial yang namanya hoax, ujaran-ujaran kebencian, black campaign dan lain sebagainya, harapan saya Kades mampu tebar virus-virus positif, virus kedamaian, mencerdaskan masyarakatnya untuk menjadi pemilih yang bijak dan pemilih yang cerdas dalam menentukan pilihannnya nanti,” kata Plt Bupati DH Pratiwi (t/ humpro2019)

Facebook Comments
Like

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here