PurbalinggaNews – Desa Tanalum, Kecamatan Rembang ditetapkan dalam 10 besar desa wisata kategori berkembang oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI. Penilaian tersebut berdasarkan hasil verifikasi Lomba Desa Wisata Nusantara Tahun 2019 yang berlangsung sejak tanggal 7 sampai dengan 26 Oktober 2019.

“Pengumuman tersebut tertuang dalam Pengumuman Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemendes PDTT tanggal 1 November 2019 Nomor 2 Tahun 2019,” kata Kabid Pariwisata pada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga, Kustinah saat dihubungi Sabtu (2/11).

Pada tahapan sebelumnya, Desa Tanalum bersaing dengan 28 desa dari 26 kabupaten dan 12 provinsi. Kemudian, tim juri menetapkan 10 desa wisata maju dan 10 desa wisata berkembang.

“Nantinya 10 desa wisata maju dan 10 desa berkembang akan melakukan pemaparan dihadapan tim juri untuk menentukan Juara 1, 2, 3 serta Harapan 1, 2 dan 3,” ujar Kustinah.

Dalam rangka penilaian tersebut, maka diharapkan peserta lomba yang lolos ke tahap selanjutnya untuk dapat mempersiapkan materi pemaparan. Materi pemaparan berbentuk power point beserta foto pendukung serta video yang berdurasi maksimal tiga menit.

“Foto dan video pendukung berisi tentang aktivitas desa wisata, sarana dan prasarana pendukung desa wisata, serta kondisi lokasi desa wisata,” jelasnya.

Pemaparan akan dilakukan oleh Kepala Desa dihadapan tim juri maksimal 10 menit serta 15 menit berikutnya dijadikan sesi tanya jawab. Pada saat penilaian nantinya diharapkan dapat dihadiri Direktur BUMDes, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten untuk mendampingi masing-masing Kepala Desa.

“Pemaparan akan dilaksanakan pada Selasa (19/11) pukul 09.00 sampai selesai di Ruang Rapat Lantai II Gedung B Ditjen PMD Kemendes PDTT,” pungkas Kustinah. (PI-7)

Facebook Comments
Like