PurbalinggaNews – Pemerintah Desa (Pemdes) Binangun, Kecamatan Mrebet mengadakan pelatihan penanggulangan bencana program Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2019. Pelatihan penanggulangan bencana tersebut dilakukan di Balai Desa Binangun, Selasa (14/1).

Kasi Pelayanan Desa Binangun, Rio Dwi Handoyo mengatakan pelatihan penanggulangan bencana di Desa Binangun diikuti oleh 15 anggota linmas desa setempat. Diikutsertakannya linmas pada pelatihan tersebut agar anggota linmas dapat meningkatkan kemampuannya dalam melaksanakan tugas terutama di bidang kemanusiaan dan sosial masyarakat.

“Kami mengundang warga terutama linmas untuk mengikuti hal ini agar bilamana ada suatu bencana itu, linmas kami sudah siap dan dalam keadaan siaga,” kata Rio, Selasa (14/1).

Rio menegaskan, pelatihan penanggulangan bencana perlu dilakukan di Desa Binangun sebab secara geografis Desa Binangun terletak di lereng Gunung Slamet. Menurutnya, kerawanan bencana yang mungkin terjadi yakni bisa terkena dampak dari erupsi Gunung Slamet, apalagi saat ini Gunung Slamet masih berstatus waspada.

“Kemudian medan Desa Binangun yang berupa lereng, jurang ditakutkan adanya longsor, sehingga kami mengadakan pelatihan penanggulangan bencana ini,” ujarnya.

Sedangkan Tarjuki, Personil BPBD sekaligus narasumber pelatihan penanggulangan bencana di Desa Binangun mengatakan pada pelatihan tersebut ia memberikan materi terkait bagaimana cara menanggulangi bencana. Selain itu juga, Linmas diberikan pemahaman tentang bagaimana cara melaporkan kejadian bencana kepada pihak-pihak terkait.

“Harapannya setelah digelar pelatihan ini, anggota Linmas Desa Binangun saat di lapangan bisa mengambil sikap dalam memberikan pertolongan pertama kegawatdaruratan khususnya apabila terjadi bencana,” harap Tarjuki.

Pelatihan ini menurutnya juga sebagai salah satu upaya kerja sama antara BPBD Purbalingga dan Pemdes Binangun untuk memberikan pemahaman terkait managemen kebencanaan. Adapun upaya tersebut dengan melakukan langkah mitigasi atau upaya mengurangi resiko bencana salah satunya dengan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.

“Sehingga dari pelatihan ini nantinya para linmas paham apa yang harus mereka lakukan ketika terjadi bencana dan linmas Desa Binangun khususnya sudah siap dan dalam keadaan siaga,” pungkasnya. (PI-7)