Pengurusan Adminduk di Dindukcapil Purbalingga

PurbalinggaNews- Blangko sempat kosong pasca lebaran atau pertengan Juni kemarin, kini pemohon E-KTP yang datang langsung ke kantor Dindukcapil Kabupaten Purbalingga akan langsung membawa E-KTP. Hal tersebut disampaikan kepala Dindukcapil Kabupaten Purbalingga, Imam Sudjono saat ditemui di kantornya, Rabu (10/7) guna mengkonfirmasi kekurangan blangko.

Imam mengatakan, pertengan Juni lalu persediaan stok blangko E-KTP habis dan setiap pemohon yang datang tidak bisa dilayani dan hanya membawa pulang surat keterangan (Suket). Menurutnya, jumlah permintaan E-KTP pada saat itu mengalami kenaikan yang cukup signifikan karena saat itu bertepatan dengan hari lebaran sehingga para pemudik memanfaatkan hal itu untuk mengurus adminduk.

“Waktu itu jumlah pemohon membludak karena perantau mengurus adminduk sehingga pemohon E-KTP yang datang ke kantor juga tidak bisa membawa E-KTP,” kata Imam.

Imam menambahkan, saat ini stok blangko E-KTP yang dimiliki Dindukcapil sebanyak 500 dan berbanding 5000 pemohon. Namun, jumlah 5000 tersebut ada yang tersebar di Desa-Desa dan Kecamatan dan Imam berjanji pemohon yang datang ke Dindukcapil bisa langsung membawa pulang E-KTP.

“Sekarang ada 500. Yang belum dapat 5000 tapi kita prioritaskan dan hargai yang datang langsung ke kantor sehingga mereka akan langsung dapat,” imbuhnya.

Dirinya mengaku Dindukcapil Purbalingga selalu berkoordinasi dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri RI tentang kekurangan blangko. Saat ini ada 1,2 juta kekurangan blangko di seluruh Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah. Imam meminta masyarakat untuk bersabar karena Kemendagri sedang mengupayakan solusi kekurangan tersebut dan sudah dianggarkan pada APBN-P 2019.

“Jangan khawatir. Tunggu APBN-P 2019 dari Kemndagri dan kalau itu sudah clear, semua akan terakomodasi dan untuk pengurusan lain seperti akta kelahiran, penerbitan KK tidak ada masalah,” pungkas Imam. (KP-4).

Facebook Comments
Like