PurbalinggaNews – Nama Abon Koki kembali melejit dengan diraihnya Juara 1 UKM Pangan Award 2019 Tingkat Nasional pada kategori Makanan Siap Saji. Produk dari CV. Abon Cap Koki Purbalingga yang berhasil menjadi juara yakni produk Abon Kelapa.

UKM Pangan Award merupakan penghargaan tingkat nasional yang diberikan oleh Kementerian Perdagangan RI. Dengan tujuan untuk menjaring produk pangan terbaik dari seluruh Indonesia juga sebagai bentuk penghargaan atau apresiasi pemerintah  pada UKM Pangan yang telah berkreasi dan menciptakan inovasi produk dengan kreativitasnya.

“Pada UKM Pangan Award juga memperkenalkan potensi produk unggulan daerah yang berkualitas dan berdaya saing,” kata Novi Kurnia Setiawati, Founder Abon Cap Koki saat dihubungi, Senin (21/10).

Ia menuturkan jika pada kegiatan-kegiatan sebelumnya dirinya selalu mempersiapkan dengan baik materi lomba. Namun kali ini, ia menyampaikan tanpa persiapan dengan pengiriman materi lombanya sudah batas akhir.

“Sangat beda saat Abon Sapi yang kami ikutkan pada tahun 2016 silam dan sangat mengejutkan abon kelapa terus melaju di setiap tahapan seleksinya hingga akhirnya sampai mendapatkan penghargaan,” ujarnya.

Dari 540 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia kemudian melalui proses seleksi tahap pertama hingga menjadi 451. Pada tahapan selanjutnya menjadi 139 dan masuk dalam 55 produk terpilih, dari 55 dipangkas kembali menjadi 10 besar dengan penjurian yang sangat ketat.

“Alhamdulillah meskipun persiapan yang tidak begitu maksimal produk Abon Kelapa bisa terus mengikuti tahapan seleksi hingga meraih Juara 1,” ungkap Novi.

‘Sederhana Namun Menggoda’ begitulah konsep yang diusungnya untuk mengenalkan berbagai Abon Cap Koki pada masyarakat. Ia menuturkan membesarkan suatu produk tidak jauh berbeda dengan membesarkan anak-anak.

“Setiap anak memiliki sifat, keunikan, karakteristik dan keunggulan masing-masing, demikian juga produk memiliki inner beauty masing-masing yang menuntut kita jeli dalam menemukan hal tersebut,” terangnya.

Upaya mengeluarkan inner beauty tersebut yang akan mewarnai perjalanan sebuah produk, demikian juga dengan produk Abon Kelapa dari CV. Abon Cap Koki. Orang lebih mengenal dengan nama serundeng yang mana istilah tersebut ternyata digunakan di banyak daerah dan dengan penampakan produk yang berbeda-beda.

“Hal ini yang sering kali menjadi kesulitan closing pembelian karena persepsi tentang produk serundeng yang berbeda,” kata Novi.

Ia menjelaskan pada akhirnya tim Abon Koki Purbalingga memutuskan untuk melakukan rebranding serundeng menjadi abon kelapa. Dinamakan abon kelapa sendiri, alasannya agar bisa bersanding dengan abon sapi yang sudah ada.

“Bersamaan dengan rebranding penggantian nama tersebut kami juga mengganti kemasannya menjadi lebih modern, menarik dan produk lebih tahan lama dengan tujuan untuk menyasar pelanggan – pelanggan baru,” jelasnya.

Ia pun menjelaskan satu hal menarik yang dipelajarinya yakni dari suatu hal yang sederhana akan menjadi sangat menggoda ketika mampu mengeluarkan inner beautynya. Jangan pernah menyerah untuk terus berusaha menjadi lebih baik lagi.

“Semoga ini menjadi pemicu dan pemacu untuk terus mau belajar dan selalu berusaha memberikan yang terbaik,” pungkas Novi. (PI-7)

Facebook Comments
Like
1