PurbalinggaNews – Sebanyak 510 Kader Bela Negara kabupaten Purbalingga tahun 2017 dikukuhkan Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH, MM di Buper Munjuluhur desa Karangbanjar Kecamatan Bojongsari. Dari jumlah tersebut merupakan kader yang telah mengikuti pelatihan bela negara di gelombang I berlangsung tanggal 13 – 18 November 2017 dan gelombang II mulai tanggal 20 – 25 November 2017.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menyentuh pada seluruh komponen warga masyarakat, utamanya para pemuda-pemudi perwakilan dari kecamatan-kecamatan di Purbalingga. Saya juga berharap kegiatan pelatihan Bela negara ini dapat dilaksanakan rutin setiap tahunnya,” kata Bupati Tasdi saat menjadi Pembina upacara Penutupan dan Pembentukan kader bela negara kabupaten Purbalingga tahun 2017, Sabtu (25/11).

Ditambahkan Tasdi, Negara Indonesia adalah negara besar yang meliputi ribuan pulau dari sabang sampai merauke. Yang memiliki beragam budaya, agama, ras, etnis, suku dan bahasa, namun dapat dipersatukan dalam negara kesatuan Republik Indonesia, yang menjujung tinggi nilai-niolai persatuan.

”Pentingnya kesatuan dalam situasi saat ini, bahwa persatuan memerlukan eksistensi budayaan nasional, seperta kata Bung Karno yaitu persatuan sebagai identitas nasional, kepribadian nasional dan kepribadian dalam kebudayaan. Dan Indonesia sekarang sedang dirong-rong oleh ancaman terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ancaman itu antara lain aksi terorisme, radikalisme, anti Pancasila, dan konflik berlatarbelakang Suku Agama dan Ras antar golongan (SARA), dan juga Narkoba. Sehingga perlu adanya aksi para generasi muda untuk dapat mempertahankan NKRI,” imbuh Tasdi.

“Kabupaten Purbalingga menjadi satu-satunya kabupaten yang menyiapkan kader bela negara, dan telah mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Untuk itu kader bela negara ini dapat menjadi modal dasar untuk membentuk karakter bangsa, generasi muda yang diperlukan bagi masa depan kabupaten Purbalingga,” tegas Tasdi

Pada acara penutupan dan pembentukan kader bela negara kali ini, Bupati Tasdi juga berkenan mengukuhkan perwakilan kader bela negara, dengan menyiram air pada dua orang perwakilan satu putra dan satu putri. Dan dilanjutkan menyerahkan sertifikat 10 terbaik pada pelatihan gelombang pertama dan 10 terbaik pada pelatihan gelombang kedua.

Dan diakhir acara tersebut para kader bela negara juga melakukan demo yang atraktif yang mampu memukau seluruh tamu undangan. Demo yang pertama para kader melakukan Senam Bambu, dan yang kedua demo ketangkasan beladiri.(Dn)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here